"Wahai jin dan manusia, jika kalian mampu menembus penjuru langit dan bumi, tembuslah! Kalian tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (ilmu)." (Ar-Rahman:33)

Ilustrasi

Ilustrasi

Mengingat kembali kejadian setahun lalu. tepatnya pada bulan januari 2013. ketika itu saya sedang melakukan perjalanan ke Jakarta dengan naik Kereta kelas Bisnis. sebelah tempat duduk saya ada seorang bapak-bapak skitar umur 40an. untuk mengisi waktu didalam kereta yg membosankan. kemudian saya berbincang-bincang dengan beliau yg duduk disebelah saya. awalnya cuma basa-basi dan akhirnya membahas pengalaman hidup. ada yg menarik dengan kisah beliau. beliau adalah sarjana lulusan dari MIPA. dulunya  beliau tinggal dan hidup di Masjid. sehari-hari beliau biasanya mengajar TPA. karena beliau merupakan lulusan MIPA beliau tidak ingin ilmunya dipelajari di kampus itu sia-sia. beliau panya inisiatif untuk mengajarkan ilmu kepada anak-anak warga skitar. terutama untuk siswa SD, SMP dan SMA.  kemudian beliau meminta ijin ke pengurus masjid untuk mengijinkan membuka bimbingan belajar  di serambi masjid di luar waktu kegiatan TPA dan pesertanya adalah anak warga skitar dengan cuma-cuma (alias gratis). akhirnya pengurus masjid mengijinkan. beliau menerapkan metode2 pembelajaran tertentu sehingga ilmu yg diajarkannya mudah diterima oleh anak didiknya. proses pembelajaranya terus belangsung.

pada suatu ketika, ada sebuah sekolah membutuhkan guru bantu untuk mengajar di jam tambahan sekolah. ternyata salah satu murid beliau juga sekolah disitu. berita sekolah tersebut sampai ditelinga anak tersebut dan akhirnya murid tersebut mendatangi gurunya dan memberi masukkan mengenai guru bantu yg cocok untuk sekolahnya. mungkin karena anak tersebut cukup cerdas dikelaskan maka usulan tersebut diterima olah gurunya dan dari pihak sekolah ingin bertemu dengan sosok pengajar yg diceritakkan muridnya. akhirnya pengajar tersebut memenuhi panggilan dari pihak sekolah dan pengajar tersebut diterima untuk menjadi guru bantu di sekolah tersebut dan beliau juga tetep mempertahankan kegiatan belajar di serambi masjid. dari gaji dari guru bantu, beliau sisihkan untuk menyewa kontrakan rencananya akan digunakan untuk membuka tempat bimbingan belajar. Akhirnya rencana untuk membuka bimbingan belajar di kabulkan oleh Allah lantaran jerih payah dan usaha kerasnya. dengan metode belajar yg unik dan kratif, sehingga anak didiknya mudah sekali menerima ilmu yg disampaikan. dan akhirnya tempatnya Bimbingan Belajarnya laris. singkat cerita, Tempat Bimbingan beliau smakin besar dan telah dibuka di beberapa cabang di jakarta dan jogja. dan omset dari bimbingan tersebut bisa 100an jt /bulan. Subhanallah. ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: